Campuhan Antapan Waterfall

Campuhan Antapan Waterfall:Buat yang Mager Nanjak

dewa_yaskaraCampuhan-Antapan-Waterfall

Menyusuri jalan setapak berlatar sawah hijau dan aroma tanah basah, kamu akan tiba di Campuhan Antapan Waterfall, sebuah tempat yang menyatu sempurna dengan alam desa Antapan, Buleleng. Gemericik airnya menyambut dengan suara yang menenangkan, mengalir lembut di antara dinding batu lumut dan pepohonan tropis yang rimbun. Ini bukan hanya destinasi alam, tapi ruang untuk kembali menemukan keheningan dan keseimbangan. Banyak yang menyebut tempat ini sebagai “tempat pelarian terbaik dari hiruk pikuk Bali Selatan.”

Air terjun Campuhan Antapan bukanlah tempat wisata komersial dengan fasilitas lengkap—dan justru di situlah letak pesonanya. Kamu bisa duduk di batu besar, merendam kaki di kolam alami, dan membiarkan waktu berjalan perlahan.

Salah satu pengunjung, @adityatama27 di TikTok, berkata: “Nggak nyangka, cuma sejam dari Ubud, tapi rasanya kayak di dunia lain.”

Ini adalah destinasi buat kamu yang lebih suka menyendiri dalam alam dibanding ramai-ramai di beach club.

Deskripsi

Panduan ini dibagi berdasarkan:
Jenis Wisata: Wisata Alam dan Healing
Tipe Wisatawan: Solo Traveler, Backpacker, Pasangan, Fotografer Alam
Area: Desa Antapan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali Utara

Lokasi

Desa Antapan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali

Cara Menuju Campuhan Antapan Waterfall

Perjalanan darat memakan waktu sekitar 2,5–3 jam (90 km). Rute paling nyaman:
Ngurah Rai –> Mengwi –> Bedugul –> Desa Antapan –> Ikuti penunjuk jalan “Campuhan Antapan Waterfall”.
Gunakan Google Maps karena papan petunjuk masih terbatas.

Foto wisata di Campuhan Antapan Waterfall - Gambar ke-1
Sumber: @mariandjonatha

Jam Buka

Pukul 07.00 – 17.00 WITA

Harga Tiket Masuk

Rp20.000/orang

Daya Tarik Utama

Aliran air dua tingkat yang jatuh lembut ke kolam dangkal
Suasana hening dan alami, cocok untuk meditasi
Pemandangan sekitar berupa lembah hijau dan kabut tipis di pagi hari
Spot foto alami tanpa perlu diedit!

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Trekking ringan (±20 menit dari area parkir)
Meditasi dan yoga di alam terbuka
Fotografi alam
Piknik kecil (bawa bekal sendiri)
Bermain air atau rendam kaki

Fasilitas

Area parkir terbatas
Warung kecil di dekat pintu masuk
Tidak ada toilet atau ruang ganti resmi (siapkan diri sebelumnya)

Waktu Terbaik Berkunjung ke Campuhan Antapan Waterfall

Musim kemarau (Mei–September), pukul 08.00–11.00 pagi
Cahaya matahari masuk sempurna ke celah tebing, ideal untuk fotografi.

Tips Berkunjung

Bawa sandal anti slip atau sepatu trekking
Jangan tinggalkan sampah
Siapkan dry bag untuk barang elektronik
Gunakan mosquito repellent
Ajak teman kalau pertama kali ke sini

Wisata Terdekat


Lihat Rute Wisata Terdekat

Ulun Danu Beratan Temple (±35 menit)
Danau, pura terapung, dan taman yang indah—ikon Bedugul.
Wanagiri Hidden Hill (±40 menit)
Spot selfie di atas Danau Buyan dengan ayunan tinggi dan sarang burung raksasa.
Air Terjun Gitgit (±25 menit)
Salah satu air terjun paling populer di Buleleng, dengan akses yang lebih komersial.

Itinerary

06.30 – Berangkat dari Ubud

Sarapan ringan dulu ya! Kamu bisa ambil kopi dan roti di kafe lokal seperti Seniman Coffee. Siapkan Google Maps dengan destinasi “Campuhan Antapan Waterfall”.

  • Jarak: ± 47 km

  • Waktu tempuh: ± 1,5 jam (tergantung kondisi lalu lintas)


08.00 – Tiba di Desa Antapan & Parkir

Suasana mulai adem, ideal buat mulai trekking. Jangan lupa bawa air minum sendiri.

  • Parkir biasanya di rumah warga atau tepi jalan dekat jalan setapak

  • Persiapkan alas kaki nyaman karena jalan tanah bisa agak licin


08.15 – Trekking ke Air Terjun (±15–20 menit)

Jalurnya melewati kebun dan semak, tenang dan indah. Banyak spot foto natural.


08.30 – Sampai di Campuhan Antapan Waterfall

Nikmati gemericik air dan suasana alam yang sunyi. Cocok buat healing, meditasi ringan, atau sekadar duduk diam dan dengerin alam.

📸 Aktivitas:

  • Foto-foto (lighting pagi bagus banget)

  • Main air (sebatas kaki atau celup badan)

  • Piknik ringan (bawa bekal snack sehat)


10.00 – Selesai Eksplorasi & Kembali ke Parkiran


10.30 – Brunch di Warung Lokal (sekitar Bedugul)

Rekomendasi:

  • Warung Rekreasi Bedugul – view danau, menu khas Bali

  • Mentari Restaurant – prasmanan dan area luas, cocok buat istirahat


11.30 – Lanjut ke Ulun Danu Beratan Temple (±30 menit dari Campuhan Antapan)

Salah satu ikon wisata Bali, jangan lupa sewa sampan kecil kalau ingin eksplor danau!

🕒 Durasi kunjungan: ±1 jam
💸 Tiket masuk: Rp 75.000 (wisatawan lokal)


13.30 – Kunjungan ke Kebun Raya Bali (opsional)

Dekat dari danau, tempat ini punya taman-taman tematik dan udara super sejuk.

🕒 Durasi: 1 jam
💸 Tiket: Rp 20.000


15.00 – Ngopi sore di Wanagiri (±25 menit dari Bedugul)

Kalau masih semangat, mampir ke Wanagiri Hidden Hill buat foto-foto di spot Instagrammable


16.30 – Kembali ke Ubud

Perjalanan pulang ±1,5–2 jam. Bisa mampir makan malam ringan di sekitar Tegallalang kalau lapar di jalan.


🧳 Tips:

  • Bawa baju ganti kalau mau main air

  • Siapkan uang tunai kecil (warung dan parkir warga belum semua terima QRIS)

  • Jangan terlalu sore di air terjun, pencahayaan mulai redup dan jalur makin licin

Galeri Foto

Foto wisata di Campuhan Antapan Waterfall - Gambar ke-2
Sumber: @lazymidnight
Foto wisata di Campuhan Antapan Waterfall - Gambar ke-3
Sumber: @dewa_yaskara

Peta Lokasi

Share the Post:
Query Count: 127 | 1.572Load Time: 1.572s