Pagi itu, embun masih menggantung tipis di dedaunan saat kami tiba di Blangsinga Waterfall, sebuah air terjun yang letaknya nggak jauh dari Ubud. Diapit oleh pepohonan tropis dan aliran Sungai Petanu yang bening, suasananya langsung bikin rileks sejak langkah pertama dari area parkir. Alunan suara air jatuh yang konstan berpadu sempurna dengan aroma tanah basah dan gemerisik daunβmomen yang bikin kita ingin diam sebentar, tarik napas dalam-dalam, dan bilang: “Akhirnya, tenang juga.”
Blangsinga atau juga dikenal sebagai Air Terjun Tegenungan dari sisi timur, punya karakter berbeda dibanding air terjun lainnya di Bali. Jalurnya mudah diakses, cocok buat kamu yang ingin short escape tanpa harus trekking jauh.
“Aku suka tempat ini karena bisa bawa anak-anak turun dengan aman. Dan kafenya punya view kece,” tulis @itsketutbali dalam salah satu review Instagram Reels.
Selain jadi spot foto hits, Blangsinga juga sering jadi lokasi pre-wedding karena pemandangannya yang unik. Tapi tetap terasa santai buat siapa pun yang cuma pengen duduk-duduk di batu besar sambil nyicip kelapa muda. Jadi, kalau kamu lagi cari wisata alam ringan tapi tetap berkesan di Bali Tengah, Blangsinga Waterfall bisa jadi jawabannya.







