Pengibul Waterfall

Pengibul Waterfall: Air Terjun Bertingkat di Tengah Hutan Tropis

gede_subudiBangli-Bali-Indonesia

Kalau kamu lagi cari suasana alam yang benar-benar menyegarkan—bukan cuma pemandangan cantik, tapi juga suara air jatuh yang menenangkan dan udara hutan tropis yang lembap dan segar—Pengibul Waterfall di Bangli, Bali adalah jawabannya.

Air terjun ini mengalir tenang dari tebing batu ke kolam kecil yang bisa dijelajahi dari berbagai sudut. Bentuknya yang bertingkat-tingkat menambah kesan dramatis, bikin kita pengin duduk lama sambil nyeruput kopi termos di pinggir bebatuan.

“Tenang banget tempatnya, nggak seramai air terjun lain di Bali. Worth it banget jalan kaki sedikit buat lihat view ini,” tulis akun @maya.antara di Google Maps.

Kamu bisa merasakan sensasi trekking singkat melewati kebun dan jalur tanah yang masih sangat alami—tanpa paving block atau spot selfie buatan. Cocok banget buat kamu yang pengin escape sejenak dari Bali yang turistik banget. Lokasinya di Desa Apuan, Bangli, lumayan tersembunyi tapi justru itu yang bikin suasananya lebih autentik. Ini adalah tempat di mana alam bicara lewat suara air, angin, dan kicau burung.

Deskripsi

Jenis Wisata: Alam, Trekking, Relaksasi
Tipe Wisatawan: Solo Traveler, Backpacker, Pecinta Alam, Fotografer
Area: Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali Tengah

Lokasi

Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali

Cara Menuju Pengibul Waterfall

Dari Bandara Ngurah Rai, kamu bisa berkendara selama sekitar 1,5–2 jam (± 53 km). Rute paling umum adalah melalui Bypass Ida Bagus Mantra, lanjut ke arah Gianyar lalu ke Bangli. Patokan terakhir adalah Pura Pengibul di Desa Apuan—dari situ tinggal jalan kaki sekitar 10 menit ke arah air terjun.

Foto wisata di Pengibul Waterfall - Gambar ke-1
Sumber: @ma.they

Jam Buka

Pukul 07.00 – 17.00 WITA

Harga Tiket Masuk

Rp20.000/orang

Daya Tarik Utama

Air terjun bertingkat dengan debit air yang cukup tenang
Spot foto natural di antara tebing batu dan kolam alami
Suasana sunyi tanpa banyak wisatawan
Area hutan kecil yang masih alami

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Trekking ringan menyusuri jalur desa
Foto-foto landscape
Meditasi atau duduk santai menikmati alam
Main air atau cuci muka di kolam alami

Fasilitas

Area parkir
Warung kecil di dekat area masuk
Jalur setapak (tanah, belum dibeton)
Tidak ada toilet umum (saran: persiapkan sebelumnya)

Waktu Terbaik Berkunjung ke Pengibul Waterfall

Musim kemarau (April–Oktober) adalah waktu ideal untuk datang. Debit air stabil dan jalur tidak licin. Pagi hari sekitar pukul 08.00–10.00 adalah waktu paling adem dan pencahayaan terbaik buat foto.

Tips Berkunjung

Gunakan sepatu trekking (tanah bisa licin setelah hujan)
Bawa air minum sendiri
Hindari datang sore karena akses agak gelap
Tidak cocok untuk stroller/bayi karena jalur tanah
Jangan tinggalkan sampah, bawa kantong sendiri

Wisata Terdekat


Lihat Rute Wisata Terdekat

Tukad Cepung Waterfall – 25 menit (13 km)
Air terjun dalam gua batu dengan cahaya dramatis saat pagi.
Pura Kehen – 30 menit (14 km)
Pura kuno dengan arsitektur megah di tengah hutan pinus.
Kintamani & Danau Batur – 45 menit (25 km)
View gunung berapi, danau, dan banyak spot kuliner.

Itinerary

08.00 – Berangkat dari Ubud

  • Start dari Ubud karena lokasi ini lebih dekat (sekitar 1 jam perjalanan).

  • Rute: Ubud → Gianyar → Susut → Desa Apuan

  • Gunakan motor atau sewa mobil harian via aplikasi seperti Traveloka, GetYourGuide, atau lokal driver.

09.30 – Tiba di Pengibul Waterfall

  • Parkir di dekat Pura Pengibul

  • Trekking ± 10 menit melewati jalan setapak desa

  • Nikmati suasana air terjun, suara alam, dan semilir angin dari pepohonan tropis

  • Aktivitas: foto-foto, cuci muka di kolam, duduk santai di batu besar

  • Catatan: bawa sandal gunung & kantong plastik buat sampah

Durasi eksplorasi: 1,5 jam


11.00 – Makan Siang di Warung Lokal

  • Kembali ke area parkir

  • Pilihan warung lokal seperti Warung Mina atau Nasi Ayam Ibu Komang di sepanjang rute ke Gianyar

  • Rekomendasi menu: nasi campur Bali, tipat cantok, es kelapa muda

Durasi makan: 1 jam


12.30 – Lanjut ke Tukad Cepung Waterfall

  • Perjalanan sekitar 25 menit naik motor/mobil (13 km)

  • Air terjun unik di dalam gua batu, terkenal dengan efek cahaya matahari dari celah tebing

  • Harus turun ± 100 anak tangga + sungai kecil, siap-siap sepatu basah

Durasi eksplorasi: 1–1,5 jam


14.30 – Kunjungan ke Pura Kehen

  • Pura Kehen adalah pura kuno yang megah di tengah pepohonan tinggi

  • Lokasi: 10 menit dari pusat Bangli

  • Tiket masuk sekitar Rp30.000 (pakai kain/kamen bisa sewa di sana)

  • Banyak spot foto cantik dan suasana mistis yang kental

Durasi kunjungan: 1 jam


16.00 – Balik ke Ubud atau Lanjut ke Kintamani (Opsional)

  • Jika masih semangat, kamu bisa lanjut 30 menit ke Kintamani buat menikmati kopi dengan view Gunung Batur.

  • Kalau sudah capek, bisa langsung kembali ke Ubud atau Gianyar.


Rekomendasi Barang Bawaan:

  • Sepatu trekking atau sandal gunung

  • Air minum & snack ringan

  • Dry bag atau kantong tahan air

  • Power bank & HP untuk dokumentasi

  • Kamera + tripod mini

  • Syal atau kain untuk ke pura

  • Plastik kecil untuk sampah pribadi

Galeri Foto

Foto wisata di Pengibul Waterfall - Gambar ke-2
Sumber: @gede_subudi
Foto wisata di Pengibul Waterfall - Gambar ke-3
Sumber: @anandagotama

Peta Lokasi

Share the Post:
Query Count: 127 | 0.984Load Time: 0.984s