Air Terjun Bangkiang Djaran

Suasana Pagi Di Air Terjun Bangkiang Djaran, Tenang dan Sunyi

gintingexplorer

Ada yang istimewa ketika kamu menepi dari keramaian, lalu berjalan menyusuri jalanan desa di Bangli yang sunyi. Tiba-tiba, suara air memecah kesunyian dan kita pun disambut pemandangan luar biasa: Air Terjun Bangkiang Djaran, atau juga sering disebut Air Terjun Dedari salah satu air terjun tersembunyi yang mulai naik daun di kalangan pecinta wisata alam Bali.

Dikelilingi oleh rimbunnya pohon dan suasana lembap yang segar, air terjun ini jatuh dengan anggun dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter. Alirannya tidak terlalu deras, pas untuk duduk-duduk di bebatuan sambil menenangkan pikiran.

Ulasan dari Google Maps oleh pengguna bernama @komangindra bilang, “Air terjun ini cantik banget, bersih, dan sepi. Serasa punya pribadi!”

Kalau kamu suka tempat dengan nuansa sejuk dan jauh dari keramaian turis, ini destinasi yang cocok. Banyak yang belum tahu soal tempat ini, dan justru itu daya tariknya.

Deskripsi

Jenis Wisata: Alam & trekking ringan
Tipe Wisatawan: Solo traveler, backpacker, pencinta tempat tenang
Area: Bali Tengah (Taman Bali, Bangli)
Fokus Panduan: Rute, harga, aktivitas, fasilitas, tips, dan wisata sekitar

Lokasi

Banjar Jelekungkang, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.

Cara Menuju Air Terjun Bangkiang Djaran

Dari Bandara Ngurah Rai, kamu bisa berkendara sekitar 1 jam 45 menit menuju Bangli. Ikuti arah ke Gianyar, lalu ke arah Kota Bangli, dan lanjutkan ke Desa Taman Bali. Dari jalan utama, masih perlu berjalan kaki sebentar melalui jalur setapak.

Jam Buka

Pukul 08.00 – 18.00 WITA.

Harga Tiket Masuk

Rp25.000/orang

Daya Tarik Utama

Air terjun yang tenang dan jernih
Dikelilingi tebing hijau alami
Bebatuan besar sebagai spot duduk dan foto
Jalur trekking ringan dan menyenangkan

Foto wisata di Air Terjun Bangkiang Djaran - Gambar ke-2
Sumber: @gintingexplorer

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Foto-foto dengan latar hijau alami
Main air di kolam dangkal
Piknik ringan
Meditasi dengan suara alam sebagai backsound

Fasilitas

Area parkir terbatas
Tidak ada toilet umum (disarankan ke toilet sebelum ke lokasi)
Jalur menuju air terjun cukup aman, tapi tetap hati-hati di musim hujan

Waktu Terbaik Berkunjung ke Air Terjun Bangkiang Djaran

Antara bulan Mei sampai Oktober, saat debit air stabil dan cuaca cerah. Hindari hujan karena jalur bisa menjadi licin.

Tips Berkunjung

Bawa alas kaki anti selip
Gunakan drybag untuk barang elektronik
Jangan buang sampah sembarangan
Kalau bisa, datang bukan di akhir pekan biar lebih sepi

Wisata Terdekat


Lihat Rute Wisata Terdekat

Tukad Cepung Waterfall – sekitar 30 menit berkendara
Air terjun di dalam gua dengan pancaran cahaya alami, unik dan fotogenik!

Penglipuran Village – hanya 25 menit dari lokasi
Desa adat bersih dan tradisional, cocok buat belajar budaya Bali.

Taman Nusa – sekitar 35 menit
Taman budaya dengan miniatur rumah adat dari seluruh Indonesia.

Itinerary

Tema: "Slow Adventure di Pelosok Bangli"


07.00 – Berangkat dari Ubud atau Denpasar

  • Durasi perjalanan: ± 1 jam 45 menit

  • Sarapan dulu di penginapan atau bawa bekal ringan

  • Persiapkan peralatan: sandal gunung, baju ganti, air minum, kamera, drybag


08.45 – Tiba di Area Parkir Air Terjun Bangkiang Djaran

  • Lokasi: Banjar Jelekungkang, Desa Taman Bali, Bangli

  • Parkir kendaraan di pinggir jalan desa (area parkir kecil dan non-formal)

  • Cek barang dan gunakan alas kaki anti licin


09.00 – Trekking Singkat ke Lokasi Air Terjun

  • Jalan kaki sekitar 10–15 menit melewati jalan tanah dan semak

  • Jalur cukup bersih, tapi bisa licin kalau habis hujan


09.30 – Eksplorasi dan Healing di Air Terjun Bangkiang Djaran

  • Foto-foto di spot dengan latar tebing hijau dan pancuran air

  • Duduk di atas batu besar, dengarkan suara alam

  • Bisa main air, tapi tidak disarankan berenang terlalu jauh

  • UGC dari @ayubali_: “Gak banyak orang, cuma suara burung dan air. Damai banget.”


11.00 – Kembali ke Mobil & Snack Time

  • Waktu ideal untuk camilan ringan: pisang goreng, kopi botol, atau energy bar

  • Bersihkan kaki dan ganti pakaian kering (jika perlu)


11.30 – Menuju Tukad Cepung Waterfall

  • Jarak: ±30 menit berkendara

  • Lokasi: Jl. Tembuku, Bangli

  • Masuk melalui jalur gua menuju air terjun dramatis dengan sinar matahari menembus bebatuan


12.15 – Eksplorasi Tukad Cepung

  • Ambil waktu ±1 jam untuk foto dan menikmati atmosfer eksotis

  • Jangan lupa bawa kamera tahan air ya!


13.15 – Makan Siang di Kota Bangli

  • Rekomendasi: Warung Makan "Bu Kadek" (menu lokal), atau Warung Lesehan Sari Gading

  • Menu andalan: ayam betutu, plecing kangkung, sambal matah


14.30 – Jelajahi Desa Adat Penglipuran

  • Jarak: ±25 menit dari Tukad Cepung

  • Nikmati suasana desa adat yang bersih, rumah-rumah seragam dengan taman asri

  • Coba beli kerajinan tangan atau camilan khas desa


16.00 – Santai di Kafe Lokal atau Spot View di Bangli

  • Rekomendasi: Kintamani Coffee House (kalau sempat lanjut ke utara)

  • Minum kopi lokal sambil lihat lembah dan gunung


17.00 – Kembali ke Penginapan

  • Estimasi waktu ke Ubud: ±1 jam 15 menit

  • Ke Denpasar: ±1 jam 45 menit


Perlengkapan Wajib Bawa:

  • Handuk kecil

  • Baju ganti

  • Kamera/HP + powerbank

  • Drybag / ziplock

  • Air minum + camilan

  • Sandal outdoor / sepatu trekking ringan


Tips Extra:

  • Cek cuaca sebelum berangkat (hindari hujan untuk kenyamanan jalur trekking)

  • Jangan lupa simpan koordinat Google Maps offline!

  • Bawa uang tunai, banyak tempat belum menerima QRIS

Galeri Foto

Foto wisata di Air Terjun Bangkiang Djaran - Gambar ke-1
Sumber: @mohamed_el1408
Foto wisata di Air Terjun Bangkiang Djaran - Gambar ke-3
Sumber: @bagusaryaputra

Peta Lokasi

Share the Post:
Query Count: 127 | 1.094Load Time: 1.094s